Postingan

Saya Adalah yang Paling Benar!

Gambar
Dalam kehidupan, ada satu hal yang menyenangkan, yakni merasa paling benar. Akan tetapi, di balik kesenangan tersebut, terdapat sederet bahaya yang menyertainya, salah satunya adalah membuat seseorang berhenti belajar. Kadangkala, seseorang tak sadar, merasa serba tahu itu, memang terasa menyenangkan sekali. Akan tetapi, dari sanalah ego mulai menggerogoti telinganya, hingga tertutup telinganya. Semakin sering seseorang merasa dibenaknya, “ aku yang paling benar ”, maka semakin mengecil pula space untuk tumbuh terbuka. Disparitas perspektif yang menjadi debat kecil, justru tumbuh menjadi debat panjang akibat salah satu pihak tidak mau mengalah. Mengapa demikian? Sebab, dua kalimat berikut acap kali mengeruhkan pikiran kita, yakni “ Jikalau aku mengalah, berarti aku kalah dong! ”, dan “ Perspektif ku punya dasar dan terverifikasi, hanya dia saja yang tidak mengerti ”. Padahal, banyak yang berawal dari perselisihan kecil itu lahir bukan disebabkan siapa yang benar ataupun salah, tapi dis...

Pengaruh dan Kontribusi Ulama dalam Dunia Politik di Berbagai Zaman

Gambar
Bak sebuah lentera yang terangnya tak pernah padam, ia menerangi jalan setapak yang berkelok-kelok bernama politik. Lentera itu ialah para ulama, tokoh agama yang sedari dulu hingga dewasa ini punya peran krusial dalam hiruk-pikuk kekuasaan. Ulama bukan semata guru spritual belaka, melainkan pula pemain kunci yang suaranya didengar oleh rakyat dan pemimpinnya. Coba kita tengok pada era awal kemerdekaan Indonesia. Di era itu, berdiri tegak sosok K.H. Hasyim Asy'ari. Beliau bukan semata alim dalam ilmu agama saja, beliau turut punya semangat dengan api menyala guna memerdekakan bangsa. Dengan kharisma dan pengaruhnya, beliau sukses memobilisasi massa guna melawan penjajah. Suara beliau bak fatwa yang membakar semangat perjuangan. Kemudian, kita lompat ke era modern. Di mana, kita menyaksikan bagaimana Gus Dur menjadi presiden. Beliau memvalidasi kita bahwa seorang ulama juga bisa menjadi nahkoda negara. Dengan kepiawaian diplomasinya, Gus Dur berupaya merawat supaya suara dan value-v...

Kehampaan dalam Kehidupan yang Baik-baik Saja

Gambar
Di tengah hiruk-pikuk hidup yang berjalan lancar dan tiada problematika besar, tapi mengapa terasa hampa, ya? Pernahkah Anda merasa demikian? Hal tersebut bukan berarti kita lebay, ya. Namun, karena ketiadaan koneksi dengan diri sendiri, seperti terlalu menyibukkan diri untuk menyenangkan khalayak hingga terlupa terhadap apa kehendak diri. Adakalanya, kita perlu rehat sejenak. Rehat bukan berarti untuk malas-malasan, melainkan untuk mendengarkan suara hati sendiri, seperti menanyakan kepada diri, “ Apakah kini aku tengah bahagia, ya? ” Rasa hampa ini merupakan indikasi, indikasi bahwa ada something yang perlu dirawat. Bukan di eksternal, tapi di internal. Lantas, apa faktor-faktor penyebabnya? 1. Hidup Bak Robot  Kadangkala, kita terlalu menyibukkan diri dengan rutinitas, seperti bangun tidur, kerja atau kuliah, pulang ke rumah, tidur—repeat. Alhasil, kita tak sadar dan tak merasakan lagi bahwa hidup hanya menjalani belaka. Hidup bak robot. Jadi, lumrah bila lama-lama terasa hampa....

Praperadilan dan Upaya Hukum Terhadap Putusan Praperadilan

Gambar
Dalam dunia hukum, terdapat sederet terminologi dan rangkaian yang biasanya terdengar kompleks oleh orang awam. Salah satu terminologi yang krusial untuk dipahami ialah praperadilan. Praperadilan bukan semata jargon hukum belaka. Ia merupakan mekanisme vital dalam sistem peradilan yang berfungsi guna melindungi hak-hak individu dari tindakan kesewenangan aparat penegak hukum.  Dalam tulisan ini, kita bakal mengeksplorasi ihwal praperadilan, ruang lingkupnya, pihak-pihak yang dapat mengajukan permohonan, serta upaya hukum yang dapat direalisasikan terhadap putusan praperadilan. 1. Definisi Praperadilan  Dalam dunia hukum Indonesia, praperadilan merupakan suatu rangkaian hukum yang menyuguhkan wewenang kepada Pengadilan Negeri (PN) guna memeriksa dan memutuskan sah atau tidaknya tindakan penegak hukum. Tindakan tersebut dapat berupa penangkapan, penahanan, penghentian penyidikan, atau penghentian penuntutan. Dalam Pasal 1 angka 10 KUHAP, dipaparkan bahwa praperadilan bermuara gu...

Berpikir Kritis Adalah Gangguan?!

Gambar
Pernahkah kita merasa risih dikala seseorang punya beranekamacam pertanyaan? Umpamanya, mempertanyakan sebuah regulasi dan berani menyuarakan pendapat. Lantas, apakah sikap kritis seperti itu dianggap bermasalah? Pernahkah kita berpikir, mengapa kita mesti belajar dengan segudang mata pelajaran? Apakah segudang mata pelajaran tersebut bakal berguna di kehidupan? Dikala ada seseorang yang berpikir kritis, acuh terhadap pembicaraan sosial, dan berani menyuarakan pendapat, apakah kita memandang sebagai indikasi kecerdasan? Atau justru merasa itu sebagai tantangan? Atau bahkan gangguan? Dari pengantar tulisan ini saja, sudah disuguhkan bermacam-macam pertanyaan. Sudahkah Anda siap di hadapkan hal semacam ini? Segelintir orang, umumnya berpandangan bahwa seseorang tersebut terlalu banyak bertanya, kenapa tidak mengiyakan saja?, ini orang susah diatur, dan lain sebagainya. Padahal, bisa jadi seseorang tersebut tengah mempertontonkan potensi berpikir kritis yang fantastis. Seseorang yang bera...

Laki-laki Tidak Bercerita

Gambar
Sempat ramai trend di media sosial #lakilakitidakbercerita. Tagar tersebut mempunyai arti bahwa laki-laki tidak perlu bercerita dan bersikap terbuka. Lantas, apakah laki-laki memang ditakdirkan sekuat itu hingga tidak perlu bercerita dan bersikap terbuka? Sedari kecil, laki-laki hidup di lingkungan patriarki. Di mana, laki-laki diberi asupan pemahaman bahwa laki-laki tidak diperkenankan menangis, ia mesti kuat, dan tidak mudah menyerah. Seluruh hal tersebut, laki-laki telan hingga usia belasan, bahkan dua puluhan. Beberapa laki-laki tendensi kesulitan mencerna kesedihannya sendiri. Ia rasa, memendam emosi adalah hal yang lumrah dan semestinya direalisasikan sebagai lelaki. Saya rasa, trend ini dapat melahirkan implikasi tidak sehat. Salah satu implikasi seriusnya adalah bunuh diri.  Ketidaksehatan itu berasal dari laki-laki yang menormalisasikan sikap menutup diri terhadap problematika yang tengah ia alami. Kita tahu bahwa tagar #lakilakitidakbercerita itu keren. Sebab, mempertonto...

Penilaian Ahli Dalam Penyelesaian Sengketa

Gambar
Dalam dunia penyelesaian sengketa, entah itu di eksternal Pengadilan (Alternatif Penyelesaian Sengketa) maupun dalam rangkaian litigasi, penilaian ahli punya peran sangat krusial.  Penilaian ahli atau yang kerap disebut sebagai saksi ahli merupakan pendapat atau evaluasi yang disuguhkan oleh seseorang dengan keahlian khusus guna menyelesaikan suatu problematika atau sengketa. Penilaian ahli biasanya direalisasikan di eksternal Pengadilan dengan muara membantu para pihak mencapai solusi atas perselisihan mereka. Penilaian ini tidak mengikat dan tidak pula disampaikan di hadapan hakim. Akan tetapi, ini dapat menjadi bahan pertimbangan dalam negosiasi. Penilaian ahli punya diferensiasi dengan keterangan ahli di Pengadilan. Sederhananya, penilaian ahli bersifat informal dan direalisasikan di eksternal Pengadilan dengan muara membantu penyelesaian sengketa. Tapi, tidak mengikat secara hukum. Sementara itu, keterangan ahli bersifat formal dan disampaikan di hadapan Pengadilan. Keterangan...

Kemelekatan

Gambar
Kemelekatan adalah suatu sikap di mana seseorang melekatkan sesuatu kepada subjek maupun objek. Ketika seseorang terlalu bersikap kemelekatan, ia bakal ketergantungan akan sesuatu yang ia lekatkan. Implikasinya, bila hal yang dilekatnya itu sirna, kebiasaannya ia bakal di hadapkan dengan kekecewaan yang berkepanjangan. Jadi, janganlah terlalu melekat pada apapun maupun siapapun. Sebab, dikala seseorang semakin menggenggam pasir, maka seseorang tersebut bakal semakin kehilangan secara perlahan. Serupa dengan ambisi, cinta, dan apapun yang seseorang kejar secara maksimal. Semestinya, seseorang itu perlu bersikap proporsional. Saat seseorang bersikap proporsional, seseorang bakal melihat secara lebih inklusif. Sederhananya, bisa jadi selama ini yang dikejar, bukan suatu hal yang diperlukan. Adakalanya, bersikap biasa-biasa saja, itulah yang seseorang perlukan. Bersikap biasa-biasa saja dengan belajar melepaskan, bukan berarti mengabaikan. Akan tetapi, hanya mencintai tanpa ada rasa keterg...

Diskusi Sehat Ala Plato

Gambar
Plato pernah berkata, “ Diskusi adalah pertukaran pengetahuan. Perkelahian adalah pertukaran ketidaktahuan. Opini adalah titik tengah antara pengetahuan dan ketidaktahuan. ” Apa yang dikatakan oleh Plato tersebut, tentunya terkandung sebuah pemahaman komprehensif ihwal bagaimana cara berinteraksi dengan ide-ide dan lingkungan sekitar seseorang. Dalam sebuah diskusi yang sehat, terjadi pertukaran pengetahuan. Layaknya dua petani yang saling bertukar benih dari tanaman yang berbeda. Maksudnya, dengan adanya eksistensi diskusi, bisa membuat seseorang guna menanam dan menyuburkan pemahaman baru. Dengan keterbukaan terhadap pemikiran manusia lain, seseorang dapat memperkaya kebun pemikirannya sendiri, hingga menghasilkan beberapa buah kebijaksanaan yang plural. Akan tetapi, dikala diskusi berubah menjadi perkelahian, maka esensi dari komunikasi, hilang. Perkelahian merupakan bentuk pertengkaran yang dimobilisasi oleh ketidaktahuan dan kehabisan amunisi argumentasi. Di mana, seseorang lebih...

Melepas Adalah Merawat

Gambar
Dewasa ini, lelah untuk merawat apapun, sudah terasa, ya. Maksudnya, apabila seseorang masih mau di samping kita, ya alhamdulilah. Namun, bila tidak, juga tidak mengapa. Dulu, semua hal mesti diperjuangkan dan mesti dirawat supaya tetap ada. Tetapi, dewasa ini, kita tersadarkan bahwa tidak semua yang kita jaga dan rawat itu bakal tetap tinggal. Terkadang, walaupun kita sudah berusaha sekuat tenaga, sesuatu itu bakal tetap pergi. Sebab, manusia itu relatif (selalu berubah kapan pun). Hal demikian, bukan berarti kita menyerah, pesimis ataupun apatis. Tetapi, kita hanya belajar untuk tidak terlalu lebay dengan hal-hal yang di luar kendali. Dimana, kita lebih memilih untuk merawat yang betul-betul krusial saja, seperti merawat diri sendiri. Jadi, dewasa ini, memilih untuk tetap berjalan tanpa beban adalah sebuah kenikmatan. Jikalau ada yang mau bersama, mari kita jalan sama-sama. Namun, bila tidak, tidak mengapa. Jangan buang waktu dengan hanya menunggu dan/atau mengejar ketidakpastian bel...

Mengurus Jenazah

Gambar
Kematian merupakan bagian dari siklus kehidupan yang pasti dialami setiap manusia. Sebagai umat Islam, kita punya kewajiban guna mengurus jenazah saudara kita yang telah meninggal dunia. Kewajiban tersebut dikenal dengan istilah fardhu kifayah. Artinya, bila sebagian umat Islam telah merealisasikannya, maka gugurlah kewajiban bagi yang lain. Tapi, bila tidak ada yang merealisasikannya, maka seluruh umat Islam di daerah tersebut bakal berdosa. Dalam mengurus jenazah, ada empat tahapan utama yang mesti direalisasikan. Dalam tulisan ini, penulis hanya menuliskan beberapa poin saja. Berikut empat tahapan utama yang dimaksud: 1. Memandikan Jenazah Memandikan jenazah merupakan aktivitas membersihkan tubuh jenazah dengan air bersih, yang bermuara guna mensucikan jenazah sebelum dikafankan dan dishalatkan. Dalam memandikan jenazah, terdapat tutorial khusus, salah satunya adalah pengaplikasian air sabun dan air kapur barus. 2. Mengafankan Jenazah Mengafankan jenazah merupakan aktivitas membungk...

Belajar Menenangkan Sendiri

Gambar
Dalam kehidupan, terpaan problematika serasa tiada hentinya, ya. Dalam menghadapi terpaan tersebut, terdapat beranekamacam cara guna menenangkannya, baik secara internal dan/atau eksternal. Di kehidupan yang penuh dengan ketidakpastian ini, jangan pernah terlalu berharap kepada orang lain, bahwa mereka bakal menyelamatkan kita. Sebab, mereka tidak ada tanggungjawab atas hal tersebut. Sudah disampaikan di atas, bahwa dalam kehidupan, rasanya kita tidak melulu merasa tenang. Ada kalanya kita mesti berdiri sendirian guna menghadapi semuanya, tanpa pegangan. Hal tersebut, bukan berarti bahwa kita tidak diperkenankan untuk bercerita dengan siapa pun, ya. Sebab, support system adalah hal krusial. Akan tetapi, biasanya mereka hanya menjadi dua peran saja, yakni sebagai penonton atau pendengar belaka. Mungkin, mereka juga sesekali menyuguhkan sesuatu guna menenangkan keadaan. Tetapi, orang yang betul-betul dapat menolong kita untuk keluar dari terpaan problematika adalah diri sendiri. Oleh seb...

Sejarah dan Politik Islam Di Indonesia Peran Organisasi Keagamaan

Gambar
Organisasi keagamaan di Indonesia, terutama agama Islam, punya peranan yang sangat krusial dalam kehidupan masyarakat dulu hingga dewasa ini. Sederet organisasi tersebut, bukan semata menjadi penampung guna merealisasikan ajaran agama, melainkan pula punya kontribusi besar dalam beranekamacam bidang di kehidupan berbangsa dan bernegara. Sejak masa pra-kemerdekaan, organisasi tersebut sudah menjadi motor penggerak perjuangan. Organisasi, seperti Nahdlatul Ulama dan Muhammadiyah, aktif dalam menyebarluaskan api semangat nasionalisme dan perlawanan terhadap penjajah kala itu. Resolusi Jihad NU dan Amanat Jihad Muhamadiyah merupakan bukti konkrit peran kedua organisasi tersebut dalam mempertahankan kemerdekaan Indonesia. Pasca kemerdekaan pun, organisasi keagamaan terus ikut andil dalam pembangunan bangsa. Organisasi tersebut berperan dalam beranekamacam bidang, yakni: 1. Pendidikan Dalam bidang ini, organisasi keagamaan mendirikan dan mengelola lembaga pendidikan, seperti ponpes, sekolah,...

Konsep Dasar Kewarisan Islam

Gambar
Kewarisan Islam atau yang lebih dikenal dengan istilah faraidh, merupakan sistem hukum yang memanajemen pembagian harta warisan bagi umat Muslim, yang bermuara guna menegakkan keadilan, menjaga relasi keluarga, dan mencegah penumpukan harta. Hukum waris Islam sendiri, bersumber dari Al-Qur'an, Hadis, Ijma, dan Qiyas. Dalam kewarisan Islam, terdapat unsur-unsur krusial, yakni sebagai berikut: 1. Muwarris Muwarris atau pewaris merupakan orang yang meninggal dunia dan meninggalkan harta. 2. Warits Ahli Waris atau Warits merupakan orang yang berhak menerima warisan. 3. Tirkah Tirkah atau harta warisan merupakan harta yang ditinggalkan pasca dikurangi biaya pengurusan jenazah, utang, wasiat, dan zakat. Selain itu, dalam kewarisan Islam, terdapat kategori yang menjadi Ahli Waris, yakni sebagai berikut: 1. Dzul-Faraidh Ashabul Furudh atau Dzul-Faraidh ini menerima bagian pasti. Orang-orang yang menerima bagian ini mencakup suami, istri, dan anak. 2. Dzul-Qarabat Dzul-Qarabat atau 'Ash...

Teknik Menyusun Kalimat Peraturan Perundang-undangan yang Baik

Gambar
Sebelum mengetahui teknik penyusunan kalimat yang dimaksud, perlu diketahui terlebih dahulu ihwal apa itu peraturan perundang-undangan. Peraturan perundang-undangan merupakan dokumen resmi yang bersubtansikan norma hukum yang berlaku secara umum. Dokumen tersebut dibuat oleh lembaga negara atau pejabat yang berwenang lewat rangkaian tertentu. Dengan adanya eksistensi peraturan ini, masyarakat dapat mencerna dan mematuhi norma-norma hukum yang ada. Dalam peraturan perundang-undangan, terdapat kerangkanya yang terdiri dari: 1. Judul 2. Pembukaan  3. Batang Tubuh 4. Penutup 5. Penjelasan (bila diperlukan) 6. Lampiran (bila diperlukan) Mari kita kulik satu-satu. Berikut pemaparannya: 1. Judul Peraturan Perundang-undangan Dalam hal ini, judul mesti mencakup informasi ihwal jenis peraturan, nomor peraturan, tahun pengundangan, dan nama peraturan. Penulisan judul direalisasikan dengan huruf kapital dan tanpa tanda baca di akhir. 2. Pembukaan Pembukaan dimulai dengan frasa “Dengan Rahmat T...

Hati-Hati Dengan Siapa Kamu Dekat

Gambar
Dikala kita dekat dengan seseorang yang produktif, maka produktivitas kita dapat meningkat hingga sekitar 15%. Sebaliknya, apabila kita dekat dengan seseorang yang pemalas, maka produktivitas kita justru bisa turun kurang lebih 30%. Pernah kah anda merasa demikian? Hal di atas memvalidasi bahwa energi negatif lebih menular ketimbang energi positif. Sederhananya, ketika seseorang dikepung oleh orang-orang yang pemalas, tidak produktif atau kerap kali berpikir negatif, maka seseorang tersebut bakal beresiko untuk turut terbawa arus.  Dari hal tersebut, seseorang itu bisa jadi lebih cemas, api semangatnya padam, dan bahkan mulai skeptis dengan diri sendiri. Ini secara implisit, bakal memacetkan tumbuh kembang seseorang itu. Oleh sebab itu, penting sekali untuk selektif dalam berhubungan dengan orang-orang yang paling sering disekitar kita. Karena, mereka punya pengaruh signifikan dengan kebiasaan, mindset, dan bahkan masa depan. Lantas, apakah orang-orang terdekat kita dewasa ini suda...

Bahagia Itu Sederhana?!

Gambar
Ternyata, bahagian itu sederhana. Maksudnya, untuk mencapai bahagia, kiat-kiatnya itu adalah sederhana. Salah satu caranya adalah dengan pola pikir. Secara sederhananya, cara untuk bahagia, bukan semata sebab keadaan. Akan tetapi, dapat pula dengan pola pikir. Artinya, semakin seseorang berusaha untuk mencari kebahagiaan, maka seseorang tersebut merasa semakin ada jarak antara ia dengan kebahagiaan itu. Kita terkadang terlalu memikirkan beranekaragam hal yang bisa jadi itu membuat kita bahagia. Kita mengejar ini dan itu dengan penuh ketekunan, kerja keras, hingga rela melakukan apapun. Tapi, dikala akhirnya kita sukses menggapai hal itu, justru rasanya biasa-biasa saja. Sederhananya, terjemahan dari hal diatas adalah bukan karena keadaan yang membuat seseorang bahagia, melainkan pola pikirnya. Umpamanya, “ Jikalau aku sukses, aku akan bahagia. ”. Akan tetapi, apa yang terjadi pasca seseorang itu sukses? Yap, malah kepikiran hal lainnya untuk disukseskan lagi. Perlu diatensi, bahwa keba...

Apakah Peluang Senantiasa Ada?!

Gambar
Terkadang, terlintas dalam pikiran mengenai perasaan hidup yang terasa itu-itu mulu. Apakah peluang itu tiada, hingga hidup terasa itu-itu mulu, ya? Ternyata, salah satu jawabannya adalah kita yang terlalu berpikir, banyak menunda, dan menghidangkan alasan melulu. Menunggu momen yang (tepat) adalah sebuah hidangan yang menggiurkan dengan taburan bumbu-bumbu, seperti menunggu mood yang relevan dan menunggu satu hal memberi indikasi. Itulah salah satu alasan dari manusia yang males bergerak. Padahal, kita tahu, bahwa dalam pembicaraan ini, tidak ada momentum yang sempurna.  Aku belum siap juga merupakan alasan template bagi manusia yang males gerak. Padahal, bila kita analisa lagi, sebetulnya ia itu takut. Dengan menumbuhkan pikiran demikian, kita justru berhasil membuat ketakutan itu tumbuh dan berkembangbiak hingga mengalahkan tumbuh kembangnya mimpi kita. Salah satu alasan lainnya adalah aku belum ada waktu. Alasan ini merupakan salah satu statment kontradiktif, bilamana, realitan...

Terima Kasih, Sekretariat DPRD Kabupaten Tapin

Gambar
Tiada diksi yang patut dilontarkan, kecuali alhamdulillah. Ternyata, jarum jam berputar begitu cepat, ya. Praktikum Siyasah yang kami realisasi di Sekretariat DPRD Kabupaten Tapin, akhirnya usai juga. Perjalanan permulaan sebagai Mahasiswa Program Studi Hukum Tata Negara (Angkatan Pertama) di Institut Agama Islam Darul Ulum Kandangan yang merealisasikan Praktikum Siyasah, bukan semata menyuguhkan kami pengalaman yang biasa. Namun, turut pula dibersamai dengan pembelajaran komprehensif yang diakhiri dengan kenangan yang sulit guna dilupakan. Sebagai mahasiswa yang duduk dibangku perkuliahan sejak semester satu hingga lima, dimana kami hanya berkenalan dengan teori-teori belaka, akhirnya kini kami punya kesempatan untuk merasakan dan mengejawantahkan secara eksplisit di lembaga profesi yang kami pilih guna merealisasikan teori-teori tersebut menjadi aksi. Seluruh rangkaian kegiatan Praktikum di lembaga profesi kala itu, bukan semata pengetahuan yang kami peroleh melalui buku-buku saja, m...

Sekilas Ihwal Anak Bungsu

Gambar
Anak bungsu merupakan sosok anak yang bahagia lagi istimewa hidupnya. Gelak tawanya paling lebar diantara yang lainnya.  Sepertinya, hampir serupa dengan anak pertama maupun anak kedua, yakni dibalik gelak tawanya yang lebar, terdapat kesedihan yang disembunyikan.  Sudah menjadi hal umum, bahwa rata-rata anak bungsu merupakan anak yang paling istimewa dan acapkali dapat atensi lebih dari orang tuanya. Walaupun, umurnya sudah tua. Akan tetapi, ia senantiasa dipandang orang tua seperti anak kecil. Contoh sederhananya, dikala anak bungsu pergi nongkrong hingga larut malam atau melebihi batas wajar, pasti ia dipinta untuk pulang. Sesampainya di rumah, ia pun diceramahi oleh orang tuanya, akibat dari keterlambatannya itu. Hal di atas, punya diferensiasi dengan anak pertama maupun kedua (anak tengah). Disaat mereka nongkrong hingga larut malam, setibanya di rumah, seisi rumah apatis terhadap eksistensinya pulang ke rumah jam berapa. Alasan umum yang melatarbelakangi keapatisan itu a...

Apakah Bisa Meluruskan Dengan Sikap Diam?!

Gambar
Dalam salah satu perbincanganku dengan salah satu teman terbaik dan terhebatku, ia mengatakan kepadaku, bahwa, ”Salah satu metode yang kiranya efektif guna meluruskan sesuatu hal yang dianggap khalayak keliru mengenai kita adalah dengan diam.” “Mengapa demikian?”, sahutku dengan penuh tanya. Kemudian ia dengan santai menjawab, “Karena, percuma saja memaparkan dirimu yang sebetulnya seperti apa kepada orang-orang yang sudah tidak menyukai dirimu.” Sontak, akupun terdiam kala itu, sembari meresapi maksud jawaban singkat itu. Setelah beberapa hari berusaha mencerna itu, akupun memperoleh jalan atas kebingungan kala itu.  Ada salah satu problematika dalam kehidupan, yakni kita menjadi perbincangan dengan subtansi pembicaraan yang tidak-tidak, segala sikap kita disalahartikan oleh orang lain hingga kita dikatakan jahat, padahal secara realita, kita sama sekali tidak berlaku jahat dengan orang tersebut. Kondisi demikian, kiranya membuat kita gatal-gatal. Gatal-gatal untuk memaparkan semb...

Rangkul Orang Seperti Ini

Gambar
Dalam perjalanan hidup, kita pastinya menemukan sederet tingkah laku manusia yang penuh dengan ketidakpastian. Tapi, pernah kah kita bertemu dengan manusia yang tingkah lakunya peduli dan cinta sekali dengan kita? Dia merupakan sosok yang tetap merangkul disaat susah. Dia yang senantiasa menjadi garda terdepan dalam membantu kita, disaat kita sendiri skeptis untuk bertahan.  Dia adalah sosok yang tetap bertahan mendukung kita, disaat orang-orang lain di luaran sana menertawakan kita. Dia juga sosok pendengar seluruh keluh-kesah kita, tanpa meremehkan kita. Lebih dari itu, dia siap sedia mengulurkan tangannya, disaat kita tengah tersungkur. Dia juga percaya dengan potensi terbaik kita dan senantiasa membersamai kita, baik secara eksplisit maupun implisit.  Dia sebagaimana yang dimaksud di atas merupakan dia yang paling tulus. Di mana, dia peduli dan cinta sekali dengan kita, tanpa mengharapkan feedback dari kita. Lantas, apakah kita sudah menemukan eksistensinya? Apabila iya, t...

Perlukah Berprasangka Baik?

Gambar
Kita semua pasti tahu, bahwa berprasangka baik, itu perlu. Akan tetapi, jangan menyangka bahwa semua orang, bakal serupa baiknya seperti kita. Menjaga pikiran positif dengan semua orang, mesti terus direalisasi. Namun, mestilah dibersamai dengan kehati-hatian. Sebab, kita mesti sadar, bahwa semua orang, belum tentu mempunyai niat baik serupa seperti kita. Ketika seseorang berperspektif bahwa orang lain sama halnya bersikap seperti apa yang kita suguhkan kepadanya, maka kekecewaan kerapkali mendampinginya. Mengapa demikian? Sebab, kita sudah merasa baik dengan orang lain. Kemudian, kita justru memandang orang lain tersebut, sama halnya baik seperti kita. Hingga terlupa guna bersikap waspada. Ditambah pula, dengan kita yang kerapkali mengiyakan (people pleasure). Akhirnya, kita dimanfaatkan serta-merta dengan orang lain. Hal tersebut, berimplikasi pada lahirnya konflik dan kekecewaan satu sama lainnya. Dengan demikian, berprasangka baik, itu perlu. Berprasangka baik merupakan sifat yang ...

Kepercayaan Hari Esok

Gambar
Beberapa manusia, masih banyak yang menganut kepercayaan hari esok. Maksudnya, ia terlalu mempercayakan hari esok, ketimbang hari ini. Salah satu efek dari penganut kepercayaan hari esok adalah menyianyiakan kesempatan yang ada saat ini. Pikiran yang lahir dari statment, “ ini mah gampang, besok aja deh. H-1, aja bisa ini mah. ” Itulah kiranya pikiran yang dianut kepercayaan hari esok, dan pikiran tersebutlah yang diaplikasikan penganut kepercayaan hari esok guna menggaet manusia untuk masuk dalam kepercayaan ini. Sebagai seseorang yang kerap mengandalkan hari ini, saya ingin mengajak para pembaca guna jangan terlalu mengandalkan hari esok, dan mari mulai percaya pada hari ini yang tengah berjalan. Sebab, peluang yang diperoleh sekarang, belum tentu bakal serupa dengan peluang esok hari yang diperoleh. Sederhananya, sesuatu yang dirasa saat ini mudah, belum tentu esok bakal serupa mudahnya. Hari esok (masa depan) merupakan hal yang tidak dapat kita prediksi, dan kita tidak akan pernah ...

Pengaruh Jedag-Jedug Dalam Kehidupan

Gambar
Seiring berputarnya jarum jam, musik jedag-jedug kian kreatif dan enak untuk dinikmati. Musik jedag-jedug dapat kita temukan dibeberapa aplikasi yang dewasa ini ramai kita aplikasikan, seperti TikTok, Instagram, YouTube, Spotify, dan lain-lain. Tebaran musik jedag-jedug dibeberapa laman sosial media yang mudah ditemui tanpa diminta ataupun diminta, membuat beberapa aspek kehidupan manusia terciprat dampak dari musik jedag-jedug. Ada empat hal kiranya dampak musik jedag-jedug dalam kehidupan, yakni sebagai berikut: 1. Mengeskalasi Good Mood Ketika manusia tengah sedih ataupun galau dalam kehidupan yang penuh dengan ketidakpastian, musik jedag-jedug menjadi salah satu alternatif guna mengatasi kesedihan ataupun kegalauan tersebut. Saya sendiri sudah membuktikan hal itu. Cari, dengarkan, nikmati, dan bergoyanglah seperlunya, niscaya good mood itu bakal lahir. 2. Mengakselerasi Penyembuhan dan Membugarkan tubuh Dikala manusia dalam keadaan kurang fit, musik jedag-jedug kiranya relevan untu...

Mengeskalasi Minat Atau Minat Baca?

Gambar
Kita ketahui secara kolektif, bahwa literasi bukan semata berbicara kapabilitas membaca dan menulis. Literasi bak seperti jembatan yang berfungsi menuju implikasi lahirnya pengetahuan, pemahaman, dan berdampak positif di tengah masyarakat. Dewasa ini, zaman yang begitu progresif, serba satset, dan serba instan, berefek pada level literasi, terutama minat baca yang mengalami kemunduran yang lumayan signifikan. Era digital yang menerpa kita dewasa ini, membuat kita dapat mengakses hampir segala hal dengan mudah. Fenomena demikian, mesti menjadi atensi serius. Sebab, minat baca yang minim, dapat berefek pada kapabilitas seseorang guna turut andil di tengah masyarakat (bersosial). Beranekamacam faktor yang kiranya berkontribusi terhadap minimnya minat baca, yakni gawai, media sosial, dan short video. Hal-hal tersebut, berefek pada pergantian posisi yang awalnya menjawab keingintahuan melalui buku, beralih pada gawai. Selain itu, yang menarik atensi kami adalah perihal perpustakaan yang men...