Postingan

Menampilkan postingan dari Agustus, 2026

Katanya Aku Sosok yang Kaku dan Baku

Segelintir orang kerap mengenalku sebagai sosok yang kaku dan baku dalam bergaul. Aneh, bukan?! Kadang kala, aku pun mengiyakan dalam hati dan pikiran bahwa hal demikian memang betul yang ku idap dewasa ini. Lantas, apakah aku mesti berbenah agar tidak kaku dan baku? Padahal, aku merasa dengan kekakuan dan kebakuan tersebut, sedikit banyaknya aku telah menyajikan pengetahuan baru kepada mereka secara cuma-cuma. Ini bukan argumentasi pembalasan ataupun meninggi, yang bukan merasa bisa, tetapi bisa merasa.  Namun, percayalah, begitulah pengejawantahan autentik diriku. Aku pernah mencoba menjadi sosok yang tak autentik atau bukan diriku yang hakiki, tetapi energiku justru habis dalam sekejap. Kadang kala, aku dianggap terlalu banyak bicara, sehingga aku belajar untuk diam terbungkam. Akan tetapi, ketika aku diam, sikap diamku pun tetap dipandang sebagai suatu kekeliruan. Katanya, aku orang yang tidak seru, apalagi lucu, sehingga aku berupaya belajar melucu. Menurut keyakinanku, setiap...

Untuk Namaku yang Kelak Tak Lagi Kau Sebut

Apabila suatu hari kita benar-benar tiba di ujung jalan yang berbeda, jangan tergesa-gesa menghapusku dari hidupmu, ya. Biarkan aku tetap ada sebagai sesuatu yang tak lagi kau peluk, tetapi sesekali masih kau temukan, meski kau bilang, ada ketakutan ketika melihatku kelak. Kau boleh saja mengingatku ketika langit tengah baik-baik saja, saat angin berembus pelan, atau ketika hujan turun tanpa suara. Ingatlah bukan sebab kau masih mencintaiku, melainkan sebab pernah ada sosok yang dengan sepenuh hati berupaya mencintaimu. Jika kelak ada deretan lagu yang terasa familiar di telingamu, jangan terburu-buru mengalihkannya. Dengarkanlah hingga selesai, ya. Barangkali, ada secercah jejak tentangku yang tertinggal di antara lirik-liriknya dan vibesnya. Bila kelak suatu sore kau menyaksikan warna yang dahulu begitu sering kita nikmati bersama atau yang pernah kau lihat di unggahan cerita Instagramku, tersenyumlah sejenak, ya. Tak perlu mencari eksistensiku. Cukup ingat bahwa pernah ada sosok yan...