Muara Akhir Sebuah Pencarian
Lantas, manusia mana lagi yang perlu kujelajahi jika pada akhirnya hatiku memilih untuk berhenti padamu? Tuhan, dapatkah Engkau menakdirkanku untuk bersamanya saja? Ada perasaan yang senantiasa tumbuh dan berbisik, bersikeras menegaskan bahwa seluruh pengembaraan hidupku akan bermuara padanya. Akan tetapi, bukankah hajat ini terasa terlampau lancang? Padahal, belum tentu Tuhan menakdirkan kami untuk bersatu. Bagaimana jika pertemuan ini sekadar menjadi ibrah dan sarana guna berbenah dalam kehidupan? Entahlah, terkadang hatiku pun dipeluk kebingungan. Mengapa Tuhan menitipkan perasaan yang begitu menggebu-gebu dan bertahan lama untuknya? Bila memang dia adalah jawaban, tolong dekatkanlah ia kepadaku melalui cara-Mu, Tuhan.