Mengapa Perubahan Hanyalah Milik Pribadi?
Perubahan merupakan sebuah keniscayaan bagi manusia. Akan tetapi, ia mempunyai satu sifat mutlak, yakni tidak dapat senantiasa dipaksakan dari eksternal. Acap kali, kita merasa terusik oleh sikap atau tabiat seseorang yang menurut hemat kita, tidak ideal. Sehingga, kehendakan untuk memperbaiki orang lain merupakan dorongan yang manusiawi. Namun, apabila nawaitu tersebut dibersamai dengan ekspektasi yang hiperbola, maka kekecewaan hampir niscaya menjadi akhir ceritanya. Seberapa besar pun energi dan usaha yang kita kerahkan guna mengubah seseorang, semua itu bakal sia-sia, apabila orang tersebut tidak mempunyai keinginan internal untuk berbenah. Mengapa demikian? Sebab, perubahan yang hakiki, memerlukan izin dari pemilik diri. Tanpa adanya kesadaran dari internal, maka segala intervensi eksternal, hanyalah kebisingan yang tidak akan mengubah pengaturan fundamental atas karakter seseorang. Ada sebuah kalimat yang menggambarkan hal demikian, yakni “Bila mereka mau, mereka akan melakukanny...