Mengapa Kita Sering Menghakimi?
Dalam kehidupan dewasa ini, saya menyadari bahwa saya acap kali mengaplikasikan standar ganda tanpa menyadarinya. Umpamanya, saat saya terlambat, saya berdalih bahwa kemacetanlah penyebabnya. Namun, saat orang lain yang terlambat, saya dengan mudah mencap mereka sebagai pribadi yang tidak disiplin. Begitu pula saat presentasi. Apabila saya gugup, saya beralasan saya introvert. Namun, bila orang lain yang gugup, saya cenderung menganggap mereka inkompeten. Kemudian, saya menyadari, mengapa standar penilaian saya tiba-tiba berubah? Menurut perspektif saya, fenomena ini dialami oleh hampir semua manusia. Hal demikian, bukan serta-merta saya mempertontonkan bahwa saya dan mereka jahat, melainkan saya berbicara ihwal mekanisme otak dalam menilai sesama. Kebanyakan dari kita, cenderung memaparkan perilaku orang lain berdasarkan faktor internal, yakni karakter mereka, tanpa mempertimbangkan faktor eksternal, seperti situasi yang mereka hadapi. Antitesanya, saat kita sendiri melakukan kek...