Merayakan Dirimu di Hari yang Istimewa
Terima kasih telah berjuang dan bertahan sejauh ini. Selamat atas bertambahnya usia, yang berarti pula berkurangnya jatah hidup di dunia. Engkau merupakan sosok manusia yang presensinya senantiasa dinantikan, yang tumbuh menjadi jiwa kuat dan tangguh dalam menerjang dunia.
Selamat bertambah matang dalam berpikir dan bertindak. Semoga semesta beserta seluruh kebaikannya, bergerak menuju dirimu, dan menuntun setiap langkah baikmu. Selamat menikmati fase kehidupan yang senantiasa menuntutmu untuk lebih bijak dalam mengambil keputusan.
Masa depan memang teka-teki, kita tidak pernah tahu apa yang tengah menanti. Namun, doa terbaikku adalah supaya engkau senantiasa dianugerahi tempat ikhlas dan rasa syukur yang lapang. Sehingga, ketenangan selalu menghampiri jiwamu.
Mungkin, hidup telah memberimu sederet luka yang mesti engkau terjang. Semoga tahun ini dan seterusnya, luka-luka itu luruh satu per satu, berganti dengan kebahagiaan yang berlipat ganda untukmu.
Di antara sederet kesedihan, bahkan kesempitan yang menghampiri, semoga engkau senantiasa menemukan dalih-dalih kecil yang mampu memobilisasi semangatmu guna terus memperjuangkan mimpi-mimpi muliamu. Atas segala lelah dan sakit yang mampu engkau hadapi, jangan lupa untuk berterima kasih kepada dirimu sendiri.
Pada hari-hari yang telah lalu, hari ini, dan seterusnya, kudoakan selalu. Semoga Allah SWT senantiasa menjagamu, menuntunmu, dan mengizinkan semesta untuk memihak kepada hidupmu. Semoga hidupmu selalu berteman dengan perasaan lapang atas apa pun yang belum menjadi milikmu.
Sehat dan bahagia selalu, manusia baikku.
Dari pacarmu,
Ahmad Fauzi Muhana

Komentar
Posting Komentar