Postingan

Menampilkan postingan dari Februari, 2026

Mengapa Perubahan Hanyalah Milik Pribadi?

Gambar
Perubahan merupakan sebuah keniscayaan bagi manusia. Akan tetapi, ia mempunyai satu sifat mutlak, yakni tidak dapat senantiasa dipaksakan dari eksternal. Acap kali, kita merasa terusik oleh sikap atau tabiat seseorang yang menurut hemat kita, tidak ideal. Sehingga, kehendakan untuk memperbaiki orang lain merupakan dorongan yang manusiawi. Namun, apabila nawaitu tersebut dibersamai dengan ekspektasi yang hiperbola, maka kekecewaan hampir niscaya menjadi akhir ceritanya. Seberapa besar pun energi dan usaha yang kita kerahkan guna mengubah seseorang, semua itu bakal sia-sia, apabila orang tersebut tidak mempunyai keinginan internal untuk berbenah. Mengapa demikian? Sebab, perubahan yang hakiki, memerlukan izin dari pemilik diri. Tanpa adanya kesadaran dari internal, maka segala intervensi eksternal, hanyalah kebisingan yang tidak akan mengubah pengaturan fundamental atas karakter seseorang. Ada sebuah kalimat yang menggambarkan hal demikian, yakni “Bila mereka mau, mereka akan melakukanny...

Merayakan Dirimu di Hari yang Istimewa

Gambar
Teruntuk Iga Dwi Febrianti, Terima kasih telah berjuang dan bertahan sejauh ini. Selamat atas bertambahnya usia, yang berarti pula berkurangnya jatah hidup di dunia. Engkau merupakan sosok manusia yang presensinya senantiasa dinantikan, yang tumbuh menjadi jiwa kuat dan tangguh dalam menerjang dunia. Selamat bertambah matang dalam berpikir dan bertindak. Semoga semesta beserta seluruh kebaikannya, bergerak menuju dirimu, dan menuntun setiap langkah baikmu. Selamat menikmati fase kehidupan yang senantiasa menuntutmu untuk lebih bijak dalam mengambil keputusan. Masa depan memang teka-teki, kita tidak pernah tahu apa yang tengah menanti. Namun, doa terbaikku adalah supaya engkau senantiasa dianugerahi tempat ikhlas dan rasa syukur yang lapang. Sehingga, ketenangan selalu menghampiri jiwamu. Mungkin, hidup telah memberimu sederet luka yang mesti engkau terjang. Semoga tahun ini dan seterusnya, luka-luka itu luruh satu per satu, berganti dengan kebahagiaan yang berlipat ganda untukmu. Di an...

Dialektika Ego dan Jeda dalam Menjemput 2026

Gambar
Mengelola sederet target dan gagasan, bukanlah perkara mudah. Sebab, faktanya, masih ada sederet impian yang belum berhasil terealisasi. Namun, di balik itu semua, terdapat kristalisasi pembelajaran yang lahir dari rangkaian kegagalan yang mengharuskan kita berhenti sebentar. Sikap skeptis juga telah mengajarkan makna jeda. Sedangkan kelelahan, secara perlahan telah menempa ketahanan diri saya. Tahun 2025 bukan semata ihwal pencapaian yang gemilang, melainkan pula ihwal kesadaran komprehensif atas parameter, orientasi, dan esensi dari setiap upaya. Apa yang belum terejawantah, bukanlah sebuah akhir. Namun, bekal fundamental guna melangkah secara lebih jujur pada tahun 2026. Ketika ditinjau dari dua perspektif, rasa kecewa maupun penolakan, bukanlah bentuk kegagalan atas peristiwa yang terjadi. Namun, kegagalan dalam cara kita menyikapi. Kita bukanlah figur krusial yang mesti senantiasa diprioritaskan dalam setiap kepentingan. Menyadari realitas tersebut, bukanlah bentuk degradasi diri,...

Enam Puluh Lima Hari Merajut Asa dan Cerita di Desa Budi Mulya

Gambar
Pertemuan kita bermula pada 25 Oktober 2025. Sejak saat itu, kita mulai menapaki perjalanan panjang selama 65 hari dalam bingkai KKN. Menjadi bagian dari kelompok ini merupakan sebuah kejutan yang tak pernah saya prediksi sebelumnya. Maklum, selama perkuliahan di kampus, wajah kalian jarang sekali tertangkap oleh mata maupun ingatan saya. Namun, saya cukup yakin, kalian pastinya tidak merasa asing mendengar dan melihat wajah saya, bukan? Saya masih ingat dengan jelas momen pertama kita saat Pembekalan KKN. Kala itu, suasana dilingkupi skeptisisme. Saya melihat kalian tampak enggan untuk unjuk gigi, hingga kecemasan sempat menyelinap di benak saya. Akan tetapi, perlahan kecemasan itu melebur saat saya memutuskan untuk mengambil langkah pertama, menjadi pemantik guna menggerakkan semangat kalian semua. Ingatkah kalian momen saat kita melakukan Survei Lokasi KKN? Sungguh menggelitik bila dikenang kembali, ya. Meskipun almamater dan sepeda motor kita basah kuyup dihantam air deras yang jat...

Manifestasi Spirit Mahasiswa Program Studi Hukum Tata Negara oleh Ahmad Fauzi Muhana dalam Sejarah Baru KKN Angkatan XXVII IAI Darul Ulum Kandangan

Gambar
Realisasi Kuliah Kerja Nyata (KKN) Angkatan XXVII Institut Agama Islam (IAI) Darul Ulum Kandangan tahun ini, menorehkan tinta emas dalam lembaran histori institusi. Momentum demikian, menjadi istimewa. Sebab, untuk pertama kalinya, Program Studi Hukum Tata Negara (HTN), resmi mendelegasikan mahasiswa angkatan pertamanya untuk terjun langsung ke tengah-tengah masyarakat. Sebagai garda terdepan dari program studi baru, para mahasiswa ini memikul amanah signifikan guna membuktikan relevansi keilmuan tata negara dalam wadah pengabdian sosial. Ahmad Fauzi Muhana, yang merupakan salah satu mahasiswa angkatan perdana Program Studi Hukum Tata Negara di IAI Darul Ulum Kandangan, menyambut penugasan ini dengan antusiasme tinggi dan spirit yang menyala. Menyadari posisinya sebagai pionir, Fauzi tidak melangkah dengan tangan kosong. Ia telah merealisasikan sederet preparation komprehensif, mulai dari pengamatan hingga merealisasikan diskusi dengan para tokoh mahasiswa lintas program studi, demi me...