Berkelana Lewat Imajinasi dan Lelap Sunyi


Dikala senggang, aku memilih menulis, bukan menangis. Seolah bersamamu aku bicara lewat aksara yang manis. Tiada celah untuk terbangun dari rasa yang tulus, sebab pada kediaman itulah jiwamu tertuntun lurus. Alunan musik TikTok perlahan menyeret lelapmu yang panjang, tanpa perlu mengimajinasikan sesuatu yang bimbang.


Kemudian, aku hendak hadir bersamamu di sana, berbagi pejam dalam buaian imajinasi nan memesona. Meminta pijar agar asa itu dapat kita kejar hingga ruang dan rentetan tanya tak lagi sejajar.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Selamat dan Terus Bergerak, Sayangku

Merajut Masa Depan Hukum di Tapin

Selamat Sarjana, Sayang